Senin, 28 Oktober 2013

Aku menyerah, hati ini tak sanggup lagi

          Ketika sore itu kulihat dia--iya kamu tepatnya. seorang laki-laki kekar dan tampan dalam pandanganku yang mampu mengikat perhatianku, entah sosokmu selalu memiliki karisma yang selalu menggetarkan perasaanku, membuat jantungku berdegup jauh lebih kencang dari batas normalnya dan darahku mengalir secepat lahar dingin dari gungung meletus!
Kamu yang mengalihkan duniaku, kamu yang bisa membuat nafasku tercekat detik itu juga ketika sosokmu melintas terbang begitu saja dalam pikiranku. kehadiranmu sungguh seperti sambaran kilat yang yang hadir secara tiba-tiba dalam hidupku, kamu datang dengan dengan sejuta sikapmu yang mampu membuatku penasaran. aku tak tau mengapa itu terjadi padahal setiap hari banyak orang selalu hadir dan pergi dalam kehidupanku. kenapa harus kamu? apa mungkin kau juga merasakan apa yang aku rasakan, apa mungkin kau juga tau getaran yang hadir ketika bayangnmu muncul dalam otakku? apa kau tau rasa itu?? Hatiku mengatakan, kau tak tau apa-apa. iya itu mungkin benar, siapa aku? temanmu? teman dekatmu? pacarmu? menjadi temanmu saja tidak apalag pacarmu itu, itu mustahil bukan, nampaknya aku hanya pengagum rahasiamu, yaa setidaknya aku tau sedalam yang aku tau tentangmu, walaupun ini sedikit gila untuk seorang wanita manja dan cengeng sepertiku, pantaskah aku mengagumi sosokmu? kurasa tidak. hati dan nyaliku seakan menciut setiap matamu dan mataku bertemu walaupun sedikit senyuman menghiasi bibirmu, aku tau itu hanya senyuman dingin yang kau berikan kepada setiap orang yang bertemu denganmu, tapi kenapa jantungku selalu berdetak seakan ingin loncat dari tempatnya bernaung ketika senyuman itu kau lemparkan kepadaku, entah sampai saat ini aku tak tau mengapa. ini dinamakan apa aku tak mengerti dengan rasa yang ada saat ini, rasa yang hinggap dan tampaknya tak ingin terbang kembali. rasa ini sungguh aneh. tapi setiap kali aku memikirakanmu aku selalu mengambil ponselku dan rasa sesak dalam dadaku semakin berat kurasa ketika kulihat kau dikontak BBM memakai status wanita bahkan fotonya, aku tak heran karena aku tau dia kekasihmu saat ini:). rasa ini terlalu menyakitkan untukku, tapi apa salahnya aku berjuang untukmu? untukmu? Sepertinya aku terlalu percaya diri, kadang aku berpikir itu sangat mustahil, oh tidak aku bisa gila mendapatkan rasa yang aku sendiri tak tahu ini sebenanya apa. Apakah kau tau, hampir setiap hari aku selalu bertanya kepada teman-temanmu tentangmu? kurasa kau tidak tahudan setiap yang diucapkan oleh temanmu selalu membuat hatiku makin tercabik saja. mungkin sampai disini perjuanganku.Cukup setekah aku mengetahui yang terakhir kali tentang dirimu. kau tak tau betapa sakitnya seorang wanita yang merasakan sulitnya menacari waktu untuk  memberikan kode kepada seseorang yang iya kagumi atau mungkin iya cintai?. sangat sulit sampai saat ini, ini titik puncakku. Aku menyerah dan putus asa aku belajar yakin pada diriku sendiri bukan kamu yang terbaik, jika mungkin waktu menghendaki, mungkin kita bisa berteman. ya aku ingin kita bisa berteman:)

kata hatiku ingin melanjutkan tapi saat ini aku menyerah